Bagi pemain aktif Zenless Zone Zero Versi 3.0 ini bukan sekadar penambahan konten biasa. Ada dua perubahan besar yang langsung terasa: peningkatan visual lewat teknologi RTX dan ekspansi platform ke Steam.
Kombinasi ini bikin ZZZ bukan cuma makin enak dilihat, tapi juga lebih fleksibel dimainkan di berbagai device. Buat kamu yang selama ini nunggu versi Steam atau penasaran sejauh apa peningkatan grafisnya, update ini jadi momentum yang cukup penting.
RTX Bikin New Eridu Terasa Lebih Hidup
Sejak versi 1.4, Zenless Zone Zero sudah mulai menyisipkan teknologi Ray Tracing, tapi pada tanggal rilisnya implementasinya diprediksi jauh lebih matang. Efeknya paling terasa di detail kecil yang sebelumnya sering terlewat.
Pantulan cahaya di genangan air, refleksi kaca gedung, sampai bayangan karakter sekarang terlihat lebih realistis. Area seperti Sixth Street atau Lumino Square juga jadi punya atmosfer yang lebih kuat, terutama saat malam hari.
Untuk kamu yang pakai GPU RTX, dukungan DLSS 3 jadi kunci. Teknologi ini membantu menjaga performa tetap stabil meskipun Ray Tracing aktif. Jadi kamu bisa menikmati visual maksimal tanpa harus mengorbankan frame rate terlalu jauh.
Akhirnya Hadir di Steam dan Lebih Praktis
Zenless Zone Zero Versi 3.0 juga menandai langkah baru karena resmi masuk Steam. Setelah sebelumnya hanya tersedia di client sendiri dan Epic Games Store, sekarang aksesnya jadi lebih luas.
Beberapa hal yang paling terasa dari versi Steam:
- Main di Steam Deck jadi lebih stabil tanpa perlu setup tambahan
- Dukungan controller lebih fleksibel
- Ada achievement, tracking playtime, dan fitur komunitas
- Progress tetap aman berkat sistem cross-save
Kalau kamu sudah punya akun lama, tinggal login dan lanjut tanpa harus mulai dari awal.
Roscaelifer dan Karakter Baru Jadi Sorotan
Selain sisi teknis, konten baru di Zenless Zone Zero Versi 3.0 juga cukup besar. Fokus utamanya ada di wilayah baru bernama Roscaelifer.
Kota ini hadir sebagai floating city dengan nuansa lebih bersih dan elegan dibanding New Eridu. Desainnya terasa seperti perpaduan arsitektur klasik Eropa dengan sentuhan modern, lengkap dengan elemen unik seperti Bangboo berukuran raksasa.
Dari sisi karakter, ada dua nama yang langsung mencuri perhatian:
- Velina (S-Rank Wind Anomaly)
Karakter angin pertama di ZZZ dengan kemampuan area damage berbasis vortex. Potensinya cukup besar untuk mengubah meta tim berbasis elemental. - Norma (S-Rank Fire Stun)
Berperan sebagai stunner dengan gaya bertarung penuh gadget dan serangan eksplosif. Cocok buat kamu yang suka gameplay agresif dan cepat. - Pyrois (Z-Rank Pertama di Zenless Zone Zero)
- Pyrois akan menjadi karakter dengan Rank Z pertama di game ini pada 3.0 mendatang.
Selain itu, ada satu tambahan yang cukup menarik. Protagonis yang sebelumnya hanya berperan di balik layar, kini bisa ikut bertarung langsung lewat wujud Pyrois sebagai unit Ether Attack.
Spek PC Ikut Naik Seiring Ambisi Visual
Dengan peningkatan visual dan ukuran map yang lebih kompleks, kebutuhan spesifikasi juga ikut naik.
Untuk penggunaan standar, RAM 16 GB mulai terasa sebagai kebutuhan utama. Storage juga diperkirakan tembus 100 GB lebih, jadi penggunaan SSD hampir wajib kalau kamu tidak mau loading lama.
Kalau ingin menikmati RTX secara optimal, GPU seperti RTX 3060 ke atas jadi titik aman. Ditambah lagi, penggunaan VRAM juga akan lebih tinggi saat semua setting diaktifkan.
Sementara itu, untuk Steam Deck, game ini masih bisa jalan cukup stabil di setting medium, meskipun fitur Ray Tracing kemungkinan tidak tersedia.
Zenless Zone Zero Versi 3.0 Jadi Titik Penting Perkembangan Story
Update ini terasa seperti langkah besar, bukan hanya dari sisi konten tapi juga arah pengembangan game ke depan. Visual yang lebih matang, platform yang lebih luas, dan konten baru yang cukup signifikan membuat Versi 3.0 layak untuk diperhatikan.
Kalau kamu sudah lama main, ini jadi alasan kuat untuk kembali. Kalau kamu baru mau mulai, versi Steam bisa jadi pintu masuk paling praktis tanpa perlu setup tambahan Zenless Zone Zero Versi 3.0.
