Penantian panjang gamer PC terhadap konsol desktop dari Valve akhirnya terjawab dengan rincian lengkap spesifikasi Steam Machine yang resmi diungkap menjelang peluncurannya. Konsol ini hadir dengan komponen setingkat PC gaming kelas menengah ke atas, siap menjadi alternatif serius di ruang tamu selain PlayStation 5 dan Xbox Series X. Berikut rincian performa lengkapnya.
Spesifikasi Steam Machine Bawa GPU AMD RDNA 3
Bagian paling krusial dari spesifikasi Steam Machine ada di sektor prosesor dan kartu grafis. Valve membekali konsol ini dengan prosesor kustom berbasis arsitektur AMD Zen 4, mengusung konfigurasi 6 inti dan 12 thread yang bisa melaju hingga clock speed 4,8 GHz. Konfigurasi ini cukup mumpuni untuk menjalankan game-game AAA modern tanpa bottleneck yang berarti, terutama untuk game yang lebih bergantung pada performa single-core.
Untuk sektor grafis, Steam Machine mengandalkan GPU custom berbasis arsitektur AMD RDNA 3 dengan 28 compute unit. Kombinasi ini dipasangkan dengan memori utama 16GB DDR5 untuk kebutuhan sistem secara umum, plus VRAM khusus 8GB GDDR6 yang terpisah dari RAM sistem untuk menangani beban kerja grafis secara lebih efisien. Dengan susunan komponen ini, Valve mengklaim performa Steam Machine bisa lebih dari enam kali lipat dibanding Steam Deck, dengan target rendering di resolusi 4K pada 60 FPS menggunakan teknologi upscaling FSR untuk menjaga frame rate tetap stabil.
Sistem Operasi, Storage, dan Konektivitas
Bagian lain dari spesifikasi Steam Machine yang tidak kalah penting adalah sistem operasi yang digunakan. Konsol ini berjalan di atas SteamOS 3, generasi terbaru sistem operasi milik Valve yang juga sudah dipakai di Steam Deck. Pilihan ini memastikan konsistensi pengalaman antara perangkat handheld dan desktop, sekaligus mempermudah kompatibilitas game lintas perangkat dalam ekosistem Steam.
Soal penyimpanan, Steam Machine tersedia dalam dua varian kapasitas, yaitu 512GB dan 2TB, memberikan fleksibilitas tergantung kebutuhan koleksi game masing-masing pengguna. Untuk ekspansi tambahan, tersedia pula slot kartu memori microSD yang memungkinkan penyimpanan diperluas tanpa harus membongkar unit utama. Dari sisi konektivitas nirkabel, konsol ini mendukung Wi-Fi 6E yang menjamin koneksi internet lebih stabil dan cepat dibanding standar Wi-Fi sebelumnya, sangat berguna untuk streaming, update game besar, atau bermain multiplayer online.
Soal kompatibilitas, Valve memberikan jaminan menarik terkait spesifikasi Steam Machine ini: game yang sudah berjalan lancar di Steam Deck dipastikan akan berjalan lancar pula di Steam Machine. Bahkan beberapa judul yang sebelumnya kurang optimal di Steam Deck karena keterbatasan CPU atau GPU berpotensi berjalan jauh lebih baik berkat komponen yang lebih bertenaga ini. Steam Machine juga sudah masuk program Steam Verified, label yang menandakan sebuah game sudah teruji kompatibel penuh dengan perangkat tersebut.
Dari sisi desain fisik, konsol berbentuk kubus berukuran sekitar 6 inci ini dilengkapi panel depan magnetik yang bisa dilepas untuk dibersihkan atau diganti sesuai preferensi estetika pemilik. Valve bahkan berencana merilis file CAD secara terbuka agar pengguna bisa mencetak desain panel custom mereka sendiri menggunakan printer 3D. Tambahan kecil namun fungsional, ada light bar pada bodi konsol yang berfungsi sebagai indikator status sistem maupun progress download, cukup praktis untuk perangkat yang memang dirancang duduk di bawah TV dalam jangka panjang.
Dengan kombinasi performa, fleksibilitas storage, dan jaminan kompatibilitas penuh terhadap ekosistem Steam yang sudah ada, spesifikasi Steam Machine ini jelas dirancang untuk menyasar gamer PC yang ingin merasakan pengalaman bermain di layar besar tanpa kehilangan fleksibilitas platform PC yang selama ini mereka kenal.
